Thursday, 20 May 2010

Reason Demystified™ part 2 - Mengeksplorasi Devices Area

Create new devices
Pertama-tama kita akan mencoba mengekplorasi Devices Area. Di dalam Area inilah segala equipment yang ingin kita buat akan diletakkan. Bayangkan Devices Area sebagai sebuah RackMount di studio kita, tempat kita akan memasang berbagai equipment sesuai kebutuhan kita.

Ada dua cara untuk memasang alat baru di devices area ini, pilih salah satu sesuai dengan workflow anda, mana yang anda pikir paling cepat. Cara tersebut adalah :
1. Drag & Drop























2. Klik Kanan














Deleting Devices
Jika karena satu dan lain hal anda ingin batal atau menghapus sebuah devices, ada dua cara yang bisa pilih.
1. Klik kanan pada devices yang telah dibuat, lalu pilih Delete Devices and Tracks
2. Klik kiri devices yang ingin dihapus, lalu tekan tombol backspaces, akan muncul sebuah Dialog Box, pilih Delete.

Creating Your First Devices
Device apa yang perlu kita buat untuk pertamakali. Kebanyakan orang menjawab Mixer karena walaupun kita mempunyai banyak alat musik namun jika semuanya itu tidak terhubung dalam sebuah mixer, maka kita akan kesulitan untuk mencampurnya.

Reason memiliki dua mixer standar yaitu :
1. Line Mixer 6:2
Line Mixer dengan 6 input dan 2 output (stereo), mixer ini cocok untuk anda yang membutuhkan mixer tambahan yang nantinya bisa di chained ( dirangkai) dengan mixer utama. Namun karena jumlah inputnya yang hanya 6 buah maka mixer ini tidak cocok untuk menjadi mixer utama.

2. Reason Mixer 14:2 (sering disebut sebagai ReMix 14:2)
Mixer 14 : 2 adalah mixer utama dari Reason, mixer ini dibuat berdasarkan sebuah model mixer dari Mackie 1604. 14:2 memiliki arti, mixer ini memiliki 14 input dan 2 output (stereo).

Reason Mixer atau yang lazim disebut sebagai Remix, memiliki 4 aux send. Hal ini berarti ada 4 effects tambahan yang bisa dimasukkan ke dalam mixer ini lewat jalur send dan return. Sifat dari aux send ini adalah post fader, artinya jumlah sinyal yang dikirimkan adalah tergantung pada level fader, namun khusus untuk aux send no 4, ada pilihan untuk mengirimkan sinyal audio sebelum melewati fader, lewat tombol pre-fader.

Remix juga dilengkapi dengan equalizer sederhana berupa knob treble dan bass yang bisa diaktifkan dengan meng-klik tombol eq terlebih dahulu. Tersedia juga knob panorama, untuk mengatur posisi instrumen ke kanan atau ke kiri dalam sebuah stereo field. Setelah itu tentu nya ada 14 fader dan satu master fader yang semuanya dapat di otomatisasi pergerakannya lewat Reason Automation.

Jika anda menggunakan instrumen lebih dari 14 buah, anda dapat membuat lagi sebuah Reason Mixer dengan meng-klik kanan mouse anda pada saat cursor ada di atas Reason Mixer dan pilih Create >> Mixer 14:2. Prosedur ini otomatis akan membuat sebuah mixer baru yang sudah tersambung (chained) dengan mixer pertama.

Berikut ini adalah gambar Remix 14:2










Bandingkan dengan model aslinya yaitu Mackie 1406, mirip bukan?














Sekarang cara membuat devices Mixer adalah sebagai berikut :
1. Klik Kanan di devices area lalu pilih Mixer 14:2 atau Line Mixer 6:2
2. Mixer akan secara otomatis tersambung ke hardware interface milik anda, dengan kata lain output dari mixer tersebut akan langsung terdengar di soundcard anda.

Wednesday, 19 May 2010

Reason Demystified™ part 1 - Basic View

Pada kesempatan ini saya hendak membahas mengenai Propellerhead Reason mulai dari level yang sangat dasar. Bagi teman-teman yang sudah advanced bisa melewatkan Tutorial ini. Namun bagi teman lain yang ingin menguasai Reason secara mendasar, tutorial ini saya dedikasikan untuk anda semua. Rencananya Tutorial ini akan saya buat berseri dan tiap kali ada feedback saya akan coba rubah untuk menjadikan tutorial ini lebih baik lagi. Selamat mengikuti!!

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Tampilan Reason yang rumit terkadang membuat orang sedikit 'gentar' untuk mempelajarinya lebih lanjut.
Padahal Reason sebenarnya memiliki dasar yang sangat sederhana dan jika dipelajari secara step by step dari dasar akan lebih mudah untuk dikuasai.

Pada dasarnya sebelum mempelajari Reason kita perlu membayangkan terlebih dahulu mengenai sebuah studio musik. Apa saja yang terdapat dalam studio musik? Di dalam sebuah studio musik terdapat alat-alat yang digunakan untuk menghasilkan suara seperti drum machine, keyboard dsb dan juga alat-alat untuk memanipulasi suara (effects, contoh : reverb, chorus dsb).

Semua hal inilah yang disimulasikan oleh Reason di dalam paket software nya, dimana di dalamnya terdapat devices (istilah Reason untuk setiap equipment yang digunakan) dan tools lainnya.

Secara mendasar devices di Reason dibagi menjadi dua kategori yaitu :
1. Tone Generator : Penghasil Suara (Sampler, Drum Machine dsb)
2. Effects : Efek (Chorus, Delay dsb)

Sedangkan untuk Tools adalah peralatan lain yang dapat digunakan sebagai alat bantu untuk meng-komposisi sebuah musik misalnya Arpeggiator dsb.

Layar Utama
Pertama kali kita menjalankan Reason, kita akan diperhadapkan pada layar ini. Layar inilah yang akan menjadi lembar kerja kita.




















Layar Reason dibagi menjadi tiga bagian utama :
1. Devices Rack
Disinilah kita akan memasang setiap peralatan utama untuk menghasilkan dan memanipulasi musik. Sama seperti kita memasang peralatan di sebuah rack di Studio. Tone Generator maupun Effects akan kita pasang di bagian ini.

2. Sequencer
Bagian bawahnya adalah Sequencer, dimana lewat bagian ini kita akan meng-kontrol nada-nada apa saja yang akan dimainkan oleh Devices yang dipasang diatas. Tentu saja bukan hanya untuk merangkai nada, Sequencer juga berfungsi untuk mengatur Automation dari masing-masing parameter yang ada.

3. Transport Panel
Bagian ini digunakan untuk memutar tracks, record, mengatur tempo dsb.

Mengenai detail kegunaan dari masing-masing bagian ini akan saya jelaskan lebih lanjut di seri-seri berikutnya.

Salam